Senin, 28 Juli 2014

Di hamparan sajadah Baitul Muktamar
Kubuka kembali lembaran surat cinta-Nya
Alif lam mim dan huruf lainnya
Sebulan yang penuh interaksi mesra:
   membaca, mentadabburi, dan menghafalnya
Tak sendiri, sering pula ada jamaah lain yang melakukan hal yg sama
Menit demi menit ba'da sholat subuh yang bergulir tak terasa
Di selingi sholat syuruq dan dhuha

Duhai, andai saja semua bulan adalah Ramadhan
Amboi, jika saja semua malam adalah Lailatul Qadar

Syawal, dan bulan selanjutnya
Adalah perjuangan yang sesungguhnya
Adakah mereka akan sama cemerlangnya dengan Ramadhan
Akankah ku mampu menghidupkannya dengan tahajjud dan tilawah
Bisakah kuwarnai dengan sedekah dan amalan sunnah

Tak kan
Tak kan kubiarkan iman ini
Kembali surut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar