Bismillah..
Broji-Sistaji (brother sister yang suka mengaji, hehe).. pernah galau? Atau agak galau? Atau nyaris galau? Saya pernah donk. Itu buktinya saya manusia normal :)
Suatu ketika makhluk bernama galau itu datang menghampiri. Ciluk..Baaa! Dan tiba-tiba semua menjadi kusut dan semrawut, gelap dan lengket. Mau ngapain aja, ujung-ujungnya pasti ngga beres. Di titik itu, pengennya otak ini di-klik kanan, lalu pilih menu Format, dan muncul peringatan "Formatting your brain will remove all of your memory", lalu "Are you sure?", dan dengan tangkasnya tombol Yes dipencet. Bret! Otak kosong lagi, dan mulai lah hidup baru lagi.
Tapi itu kan ngga mungkin. Makanya galau ya tetap galau.
Nah Broji-Sistaji, pernah suatu saat si galau itu masuk ke level 9 dalam skala 10. Kepala berdenyut-denyut nyaingin degub jantung, menciptakan harmoni musik yang tak sedap. Eee..lagi kayak gitu, nemu buku kecil berbungkus kulit di atas meja: Al-Qur'an.. Tiba-tiba aja ni hati memprovokasi, buka! buka! buka! katanya. Ya udah dibuka deh tu Qur'an. Trus, mulai deh dibaca. Pelan-pelan.. kata per kata.. Terus, dibaca terjemahannya. Ahh, enjoy abiz Broji! Terasa ada yang mengalir di sela-sela hati. Serrr..dan tiba-tiba dunia seperti terang kembali. Bukan, bukan berarti masalah nya udah ilang. Tapi kita jadi lebih berani menghadapinya. You know why? sebab kita jadi serasa punya solusi. Entah apa solusi itu konkritnya, tapi terasa ada. Misalnya gini.. Kalau saya galau gara-gara banyak utang, nah bukan berarti setelah baca Qur'an trus tiba-tiba utangnya jadi lunas. Ngga. Tapi saya jadi tenang karena yakin bahwa Tuhan yang Kalam-Nya baru saja saya baca ini, pastilah Sang Pemberi Rezeki. Masa' iya saya bakal dibiarin terus tenggelam dalam utang. Jadi, Qur'an itu buat saya adalah obat hati. Ia bukan 'Tips & Trik', atau 'Rumus Singkat' yang menyajikan langkah-langkah teknis untuk menyelesaikan masalah saya. Ia terlalu 'rendah' kalau hanya untuk menjawab persoalan kita secara teknis. Ia jauh lebih dahsyat dari itu. Ia menyelesaikan persoalan langsung di pusatnya: hati. Kan kata Rasulullah, di dalam tubuh kita ini ada hati, jika ia baik maka semua akan oke, tapi kalau ia tidak baik niscaya semua jadi error. Nah, Qur'an ini langsung ke situ, ke hati kita.
Jadi, kalau galau lagi Broji-Sistaji, baca lah Qur'an. Insyaallah pasti tokcer. Suer!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar